Showing posts with label Lifestyle. Show all posts
Showing posts with label Lifestyle. Show all posts

WHITE ROSE Episode 14

 

WHITE ROSE Episode 14

Good Morniing, akhirnya hari Sabtu nih beb, berarti jadwalnya Novelet si bestie naik hihihi. Nggak kerasa juga udah ada di Episode 14 lagi yaaa, walaupun si Bestie nggak punya basic nulis cerpen, novel, atau novelet, tapi nggak ada salahnya nyoba sekalian belajar donk yaaa.

Maaf nih lanjutanya agak lama, soalnya si bestie lagi ada beberapa kesibukan yang nggak bisa ditinggalin hehe.

Buat kamu yang baru pertama kali mampir ke Blog aku ini, cuss dibaca dulu Episode sebelumnya yaa, udah ada episode 1 sampe 13-nya beeeb.

Buat kamu yang belum tau, ini Novelet bukan buatan aku, tapi buatan si bestie. cuss langsung aja yuk Episode 14-nya?


WHITE ROSE by Astrianti Nuraidan

”Mau kah kau menikah denganku?” ucap Yuda setelah cukup lama memberanikan diri setelah lama mereka berada di sebuah restaurant yang sengaja Yuda pesan kusus untuk pertemuan mereka hari ini.

“Tidakkah ini terlalu mendadak?” jawab Mawar dengan sebuah pertanyaan, yang tak menyangka hari inilah Yuda akan mengatakannya.

          “Aku sudah lama mempersiapkannya, kalau kau masih ingat hari ketika Nenek melamarmu dulu tepatnya tiga tahun lalu.” Ucap Yuda lesu mendengar balasan Mawar.

          “Aku tidak bermaksud menolakmu, Maksudku hanya aku ingin kau memberiku sedikit waktu lagi?” tawar Mawar yang melihat Yuda begitu terluka atas jawaban yang diberikannya.

          “Mengapa, apa yang memebuatmu ragu?” balas Yuda.

          “Aku...” ucap Mawar mencoba menjelaskan tapi tak ada kata yang tepat untuk mewakili perasaannya, yang dilakukannya kini hanyalah menggenggam kedua tangan Yuda agar tak terlalu menyakiti perasaannya lagi.“Aku tak yakin apa yang akan terjadi nantinya jika kita bersama, bahkan aku tak tahu harus bagaimana menghadapimu kelak” lanjut Mawar dalam hati.

          “Satu minggu? dan aku hanya menerima satu jawaban.” Ucap Yuda yang menyadari bahwa sebenarnya Mawar ingin bersama dengannya, tapi sepertinya memang benar Mawar belum dapat melupakan kejadian di masa lalu mereka yang sangat rumit.

          “Lalu untuk apa bertanya, kalau begitu.” Balas Mawar sambil melepaskan kedua tangannya.

          “Aku hanya ingin kau yakin dengan jawabanmu itu.” Ucap Yuda kembali menggenggam kedua tangan Mawar untuk semakin meyakinkan Mawar bahwa ucapannya sangat tulus.

“Baiklah masalah itu biar kita hadapi minggu depan, sekarang bisakah aku meminta sesuatu padamu yang lain? Sesuatu hal yang tak terlalu sulit.”ucap Yuda setelah cukup lama mereka terdiam dengan pikiran mereka masing-masing.

“Tergantung apa itu, mungkin kali ini aku bisa melakukannya” ucap Mawar.

“Kali ini tidak sulit, yang ku inginkan hanya melihatmu tertawa, setidaknya cukup sebuah senyuman bahwa kau sangat bahagia” ucap Yuda lanjutnya.

“Entahlah aku sudah terbiasa menjadi seperti ini” ucap Mawar begitu mendengar permintaan Yuda yang tak biasa.

“Aku sangat berharap melihatmu menunjukan ekspresi lainnya, eksperesi bahagia, bahagia karena kini kau bersamaku”. Ucap Yuda.

“Memangnya sekarang aku terlihat bagaimana?” tanya Mawar.

“Kau terlihat begitu hati-hati terhadapku, kau seperti belum sepenuhnya melupakanlah semua masa lalu kita.” Ucap Yuda.

“Kau benar, karena aku yakin kau tak akan pernah berkata seperti ini begitu tahu kenyataannya” pikir Mawar yang tak pernah bisa ia ucapkan dengan lantang dengan mulutnya sendiri.

“Begini saja aku akan melakukan apapun, agar aku bisa melihat mu tersenyum.” Tantang Yuda.

“Apapun?” Tanya Mawar

“Ya apapun.” Ucap Yuda yakin.

“Janji?” ucap Mawar meragukan.

“Kalau kebulan saja aku sanggup membawamu, menggapa tidak.” Ucap Yuda melantur.

“Apakah kau bahkan akan menepati janjimu, jika aku mengatakan bahwa kau akan berjanji untuk memaafkan apapun kesalahan ku.” Ucap Mawar keras dihatinya.

“Aku sangat ingin melihatmu tersenyum.” Ucap Yuda memelas ketika melihat keterdiaman Mawar.

“Kau berjanji akan menanam seribu tangkai bunga mawar untukku?” ucap Mawar yang asal bicara berbanding terbalik dengan apa yang dipikirkannya.

“Seribu?” ucap Yuda yang sepertinya kurang jelas mendengar permintaan Mawar.

“Berwarna putih dan kau sendiri yang menanamnya.” Penjelasan Mawar yang begitu lengkap agar Yuda tak akan mungkin ataupun mudah untuk dilakukan.

“Kau ingin berpisah dariku ya.” Ucap Yuda jawaban diluar dugaan.

“Apa maksudmu?” Mawar tak mengerti respon Yuda, apakah permintaannya begitu tidak masuk akal untuk dilakukan sehingga membuatnya menyerah terhadap hubungan mereka.

“Arti dari bunga Mawar putih.” Ucap Yuda dengan nada yang sendu.

“Bunga yang melambangkan perasaan yang tulus kepada seseorang.” Ucap Mawar merespon apa yang telah diketahuinya sebagai seorang florist.

“Dan juga bunga yang melambangkan sebuah perpisahan” jelas Yuda yang menjelaskan arti bunga mawar lainnya yang terlambat ia ketahui, bahkan dulu ia pun pernah memberikan bunga itu dan membuat hubungannya berakhir dihari ia memberikan bunga itu.

“Ya walaupun juga berarti seperti itu.” Ucap Mawar tak terlalu tertarik dengan arti lain dari bunga Mawar.

“Aku tak ingin memberimu bunga itu, karena aku tak ingin kau pergi seperti Sovie.” Ucap Yuda sambil menunduk.

“Sovie?” ucap Mawar tiba-tiba tertarik dengan sesuatu.

“Mantan gebetanku.”

“Mantan?” ucap Mawar yang tanpa sengaja terdengar lebih tinggi dari nada yang biasa ia ucapkan.

“Mantan.” Ucap Yuda yang kaget mendengar suara Mawar yang tak biasa, dan kini ia malah tersenyum dengan lebar.

“Kau tertawa, kau bahkan begitu bahagia hanya menyebut namanya.”ucap Mawar yang tak seperti dirinya yang biasa.

“Aku senang sepertinya tak harus menunggu waktu seminggu lagi.” Ucap Yuda setelah menggontrol diri dari kesenangan yang  kini hinggap di dalam hatinya.

“Apa maksudmu?” ucap Mawar.

“Sebaiknya kita pergi kerumah Nenek.”ucap Yuda sambil menarik tangan Mawar.

          “Dan untuk apa kita kesana.” Ucap Mawar yang semakin tak mengerti keinginan Yuda.

          “Tentu saja untuk menentukan tanggal pernikahan kita.” Ucap Yuda dengan ceria.

          “Sebentar, aku merasa meminta waktu seminggu untuk menjawab lamaranmu tadi.” Ucap Mawar sambil menarik kembali tangannya.

          “Ya aku tahu, tak ada salahnya kan kita mengunjungi Nenek, sudah lama kita tak mampir kesana.” Ucap Yuda tenang padahal dalam hati Yuda sudah tak sabar memberitahukan kabar yang menggembirakan itu, hari ini adalah hari paling bersejarah dalam hidupnya seorang Mawar bisa terlihat cemburu kepadanya hanya karena ia mengungkit kembali sang mantan bahkan hanya dari namanya saja.

          “Haruskah sekarang? Bahkan kita belum sedikitpun memakan makanan didepan kita.” ucap Mawar sambil menunjukkan semua makanan yang terdapat dimeja mereka.

          “Kita bungkus dan memesan yang lainnya untuk Nenek, bukankah kau sudah berjanji pada Nenek untuk sering-sering berkunjung.” Ucap Yuda yang membuat Mawar akhirnya pasrah mengikuti Yuda untuk mengunjungi Nenek.

 

          Kedatangan Yuda dan Mawar begitu disambut oleh Nenek dengan sangat suka cita, Nenek langsung menelepon Kakek untuk segera pulang agar mereka dapat berkumpul untuk makan malam, Tentu saja disetujui oleh Kakek yang langsung pulang tiga puluh menit setelah panggilan telepon Nenek.

          “Nenek sangat senang jika kita sering-sering seperti ini.” Ucap Nenek setelah selesai memanaskan dan kini menatanya di meja makan.

          “Maaf Nek, kemarin-kemarin Yuda sibuk dengan kasus yang diberikan oleh komandan.” Ucap Yuda sambil membantu Nenek membawa peralatan makan.

          “Memangnya yang bekerja ditempat sebesar itu hanya kau, bahkan kau tak pernah mengunjungi kami hampir satu tahun.” Ucap Nenek yang terlihat begitu marah dengan alasan cucunya, yang kini mendudukan dirinya pada kursi terdekat.

          “Tugas kami berbeda-beda Nek.” Ucap Yuda mencoba keluar dari amukan Nenek ikut mendudukan diri disamping Mawar yang sudah duduk dalam diamnya.

          “Kakek datang.” Ucap Kakek yang baru saja tiba bertepatan dengan Nenek yang akan memulai pidato penting berkumpul bersama keluarga, sambil duduk disebelah Nenek setelah mengecup Nenek penuh kasih sayang.

          “Dengar Kek alasan tak masuk akal cucumu itu.” Ucap Nenek mengadu.

          “Mungkin itulah yang terjadi, tempat itu bahkan bukan milik kita pribadi.” Ucap kakek yang malah membela cucunya yang membuat Yuda terharu.

          “Mengapa tidak kau keluar saja jadi pekerjaan itu, bukankah sekarang orang itu bahkan sudah mati.” Ucap Nenek.

          “Nek.” Ucap Kakek dan Yuda berbarengan sambil melirik pada Mawar yang semakin menunduk.

          “Bukan maksudku, maaf.” Ucap Nenek yang langsung mengerti bahwa ia telah mengucapkan suatu hal yang salah, kata-kata yang mungkin akan membuat cucunya melajang seumur hidupnya.

          “Aku tak apa, Anda tak perlu merasa bersalah sama sekali.” Ucap Mawar setelah beberapa saat menyadari bahwa semua orang yang berada dimeja ini menunggu respon darinya.

          “Kau yakin, kau tak akan berubah pikiran untuk menikah dengan cucuku kan?” ucap Nenek yang kini terlihat semakin khawatir.

          “Memangnya Yuda sudah cukup berani, untuk melamar sendiri?” ucap Kakek yang tiba-tiba menyela, mengingat respon cucunya yang cukup lucu ketika dahulu istrinya melamarkan Mawar untuknya.

          “Tadi sebelum kemari, dan Yuda kemari bermaksud untuk meminta restu pada Nenek dan Kakek.” Ucap Yuda meskipun cukup tersinggung dengar perkataan Kakek, tapi kebahagian karena Mawar akan segera menjadi miliknya membuatnya melupakan segalanya.

          “Bukankah aku berkata aku meminta waktu seminggu.” Ucap Mawar yang tak ingat telah menyetujui lamaran Yuda.

          “Nek jika seseorang tak rela bahkan cukup marah bahkan karena hanya mengatakan mantan gebetannya, apakah seseorang itu akan menolak lamaran yang diajukan oleh pasanganya?” ucap Yuda yang malah bertanya pada Nenek.

          “Kalau menurut Nenek orang itu sangat keberatan bahwa pasangannya melirik orang lain selain dirinya.” Balas Nenek.

          “Dan sebaiknya apa yang harus mereka lakukan?” tambah Yuda.

          “Meresmikan hubungan mereka secepatnya, agar segera mungkin pasangannya tak pernah mungkin macam-macam.” Ucap Kakek yang menjawab.

          “Jadi Yuda kemari dengan tujuan itu Kek.” Ucap Yuda bangga dengan pemikiran Nenek dan Kakek yang persis sama dengan pemikirannya.

          “Yud aku hanya mengatakan minggu depan.” ucap Mawar yang kini tak sengaja mengeluarkan pendapatnya cukup keras.

          “Baiklah kami akan mencoba yang terbaik untuk menyiapkan persiapan pernikahan kalian dalam satu minggu, apakah Kakek bisa mengurunya?” ucapan Nenek yang kini malah semakin bahagia bahwa calon pasangan sang cucu sepertinya ingin secepat mungkin bersama.

          “Apakah hal itu mungkin Nek?” respon Yuda malah terlihat bahagia mendengar rencana sang Nenek yang salah mengartikan ucap Mawar.

          “Tak ada yang tak mungkin bagi Kakek.” Ucap sang Nenek yang tiba-tiba sangat membanggakan suaminya.

          “Kita akan cukup sibuk dalam seminggu ini.” Balasan Kakek menyetujui rencana istrinya.

Keputusan yang terjadi dimeja makan membuat Mawar kini hanya bisa terdiam dan hanya menyetujui bahkan menerima segala hal yang direncanakan oleh keluarga Yuda. Yang dilakukannya hanya bisa menelan apa yang tersaji dimeja makan tanpa banyak ikut campur dalam rencana pernikahannya sendiri yang akan terlaksana minggu depan.

Mawar memerlukan waktu sendiri untuk memikirkan apa yang akan terjadi kedepannya, akan tetapi Yuda tak mengijinkannya pulang terlebih dahulu tanpa ia yang mengantarkan. Akhirnya Mawar meminta ijin ke kamar mandi sebagai alasan yang paling diterima oleh Yuda agar Mawar bisa terbebas sejenak dari obrolan tentang pernikahannya setelah satu jam penuh mereka merencanakan apa yang yang dibutuhkan dalam pernikahan mereka.

 

 

“Aku tahu apa yang membuatmu sedikit ragu dengan lamaran Yuda” ucap Kakek yang kini berada dibelakang Mawar.

“Tak ada yang bisa disembunyikan dari anda” yang tak kaget Kakek Yuda memergokinya berada diruang ini.

“Sudahku bilang pangil aku kakek.”

“Haruskah?”

“Dasar anak nakal, lihatlah bahkan dia berbaring disana seperti orang mati tak cukupkah itu bagimu.” Ucap Kakek menujukkan Arman yang terbaring seolah-olah tidur nyenyak.

“Sebenarnya aku tak begitu yakin.”

“Benarkah? Bisakah kau menceritakan apa yang menganggumu?”

“Seharusnya anda bisa menebak, tidak ada yang bisa disembunyikan anda bukan?” Ucap Mawar.

“Kakek.” Ucap Kakek.

“Ya tak ada yang bisa disembunyikan dari kakek bukan?” ucap Mawar akhirnya menuruti pria tua didepannya karena tak ingin lebih lanjut mendebatkan hal yang tak begitu penting.

“Kuharap juga seperti itu.” Ucap Kakek tajam sambil melihat sosok Arman terlihat sangat betah terbaring disebuah ranjang yang menemaninya sejak tiga tahun yang lalu.

“Kalian ada disini rupanya?” ucap Yuda datang dengan tergesa-gesa.

“Apa kau segitu takutnya Mawar Kakek ambil? Bahkan kalian akan menikah minggu depan” ucap Kakek sambil tertawa melihat tingkah laku cucunya, dan mengatakan hal itu denagn suara cukup keras.

“Kakek berani macam-macam, Yuda adukan saja pada Nenek.” ucap Yuda penuh dengan nada ancaman.

“Dokter muda itu ya.” Ucap Kakek yang langsung mengerti arah ketegangan cucunya, yang sepertinya sangat waspada pada kamar Arman untuk mencari seseorang.

“Dimana dia? Bahkan ketika kita tadi makan bersama ia tak ikut gabung” ucap Yuda yang tak pernah lagi mengucapkan nama dokter muda itu.

“Yang kakek dengar dari Bundamu dulu, ia adalah sahabat baikmu.” ucap Kakek mencoba membuat cucunya berbaikkan dengan seseorang yang kini telah merawat anaknya, bahwa dokter muda itu rela menginap dirumah ini agar bisa siap siaga jika ada sesuatu yang terjadi.

“Yuda menerima dia berada disini selama tiga tahun, karena menurut kakek ia pilihan terbaik untuk Ayah saat ini.” Ucap Yuda kembali mendebat, meskipun kakek membawa nama Bundanya.

“Lagi pula aku tak akan pernah tertarik pada seseorang yang dulunya mencoba membunuh ayahku, bahkan siapa yang tahu bahwa sebenarnya niatnya itu masih ada.” Tiba-tiba terdengar suara Dirga yang entah sejak kapan berada dibelakang mereka.

“Mawar tidak seperti itu.” Ucap Yuda langsung bertambah emosi mendengar perkataan Dirga mengungkit kembali masa lalu Mawar.

“Anak-anak tak ada yang berakhir baik dengar pertengkaran. Yud maksud dokter ini hanya ingin menyampaikan suatu pendapat.” Ucap Kakek seolah membenarkan apa yang dikatakan Dirga yang kini tersenyum senang dengan pandangan seperti menatap rendah pada Mawar dan bahkan pada Yuda.

“Dan kau juga, sebaiknya pilihlah Bahasa yang baik, walau bagaimana pun ia akan menjadi istri Yuda kelak, Kau harus menghargai apapun yang menjadi pilihan Yuda.” Ucap Kakek menambahkan yang membuat kedua laki-laki itu tertunduk seolah-olah mereka adalah anak kecil yang sedang dimarahi.

“..” Baik Yuda maupun Dirga tak ada yang menjawab.

“Kakek heran apa yang membuat kalian menjadi seperti ini, bukankah kalian dulu berteman baik?” ucap Kakek yang kini terlihat mencoba membujuk kedua orang yang tertunduk didepannya berbaikkan.

       “Kakek benar, maafkan aku.” Ucap Dirga setelah beberapa saat mereka terdiam.

          “Sejak kapan kalian menjadi sangat akrab, sejak kapan kau bahkan tak memakai kata-kata formalitas seorang dokter?” ucap Yuda yang sangat aneh dengan panggilan yang diucapkan Dirga pada Kakeknya.

          “Sejak dia merawat Arman pertama kalinya.” Ucap Kakek singkat.

          “Tap…”

          “Mengapa juga kau mempersalahkan hal lain yang tak penting, Apakah sangat sulit bagimu untuk berbaikkan dengannya?” ucap Kakek dengan nada yang tinggi.

          “Mengapa Kakek menjadi Marah”

          “Yud”

          “Sudahlah sebaiknya Yuda pulang dulu, ayo Mawar.” Ucap Yuda yang langsung menarik tangan Mawar menyela apapun yang akan diucapkan oleh Kakek.

          Yuda langsung saja menarik Mawar pergi dari kediaman Neneknya, setelah pamit pada Nenek yang begitu kaget melihat amarah yang dirasakan oleh Yuda. Yuda tak begitu mengerti apa yang sebenar terjadi, apakah ia yang begitu pendendam hingga begitu marah pada Dirga. Atau mungkin apakah perasaan terpendam Yuda bahwa Ayahnya lebih membutuhkan Dirga dari padanya.

“Kau baik-baik saja.” Ucap Mawar setelah beberapa saat mereka berdiam di dalam mobil tepat didepan rumah Mawar.

“Ya, Maaf aku menjadi sedikit emosi.” Ucap Yuda.

“Aku mengerti.” Ucap Mawar kini menggengam tangan Yuda yang berada didekatnya mencoba menenangkannya.

“Hahh..” Yuda mengeluarkan nafas panjang berusaha menurunkan emosinya.

“Kau mau masuk dulu?” ucap Mawar.

“Bolehkah aku bertanya sesuatu?”

“Ya.”

“Aku tak mengerti ketika dulu kau bahkan melindungi Didi?” ucap Yuda yang mencoba mengalihkan pikirannya terhadap Dirga, Ayahnya dan Kakek.

“Apa yang sebenarnya ingin kau ketahui?” balas Mawar mencoba untuk tak terlalu menutupi atau bahkan kelepasan berbicara dalam hal masa lalu yang mungkin akan membuat hubungan mereka menjadi hancur.

“Aku hanya ingin belajar darimu untuk melepaskan rasa dendam.” Suara Yuda kini malah terdengar seperti berbisik, ia begitu malu mengakui apa yang selalu menghantuinya, perasaan dendam yang berkepanjangan dan setelah ia berhasil membuat orang itu mati tapi yang dirasakannya justru hanyalah perasaan hampa.

“Jangan terlalu membenci pria itu, karena mungkin saja ada alasan ia melakukan hal tersebut, kita bahkan tak akan tahu mungkin saja justru dialah korban sebenarnya.” Ucap Mawar yang menurut Yuda sepertinya menyembunyikan maksud yang tersembunyi dalam ucapannya.

“Maksudmu?” Ucap Yuda.

“Setidaknya ia membesarkan aku sampai sekarang dengan baik.” Ucap Mawar.

“Ya.”

“Urusan Didi, kedua orang tuaku, kedua orang tuamu biarlah menjadi urusan mereka, bukankah kau yang selalu mengatakan hal itu kepadaku?”

“Kau benar”

“Kata-katamu membuatku berpikir sebaiknya kita jalani saja hidup yang membuat kita menuju kepada kebahagian. Untuk apa kita memikirkan hal lainnya.”

“Jadi dengan kata lain kau menjadi seperti ini karena aku?”

“Sudah malam, Kau yakin tak ingin mampir.” Ucap Mawar kini malah mengalihkan pembicaannya, ia begitu malu telah mengatakan hal-hal yang membuatnya terlihat sangat bahagia.

“Aku sangat menunggu minggu depan ketika aku akan bersamamu dua puluh empat jam.” Ucap Yuda dengan senyuman jailnya.

“Sepertinya aku tak ada lagi yang perlu di khawatiran.” Ucap Mawar sambil membuka pintu mobil, setelah melihat Yuda yang telah menjadi dirinya sendiri lagi.

“Aku akan menjemputmu besok pagi.” Ucap Yuda yang tak bisa lebih jauh dalam menggodanya, karena Mawar tak ada sedikitpun niat untuk memalingkan tubuhnya kembali.

“Ya.” Ucap Mawar setengah berteriak ketika iya membuka pintu gerbang rumahnya.

Setelah memastikan Mawar masuk kedalam rumah, Yuda langsung melajukan mobilnya menuju tempat kostannya. Yuda tersenyum senang ketika mengendarai, pikirannya kini dipenuhi kebahagiaan yang akan terjadi satu minggu kedepan. Tapi ketika Yuda akan sampai tiba-tiba ponselnya berbunyi, ia langsung saja menepikan mobilnya.

“Yud” ucap Nenek ketika Yuda mengangkat teleponnya.

“Ada apa Nek?” Ucap Yuda begitu mendengar suara Nenek meskipun hanya mengucapkan namanya tapi ia sudah tahu ada suatu hal yang tak biasa baginya.

“Sebaiknya kau kembali kesini.” Ucap Nenek tak menjelaskan lebih lanjut apa yang terjadi.

“Yuda mengerti.” Ucap Yuda.

“Hati-hati.” Ucap Nenek.

Yuda yang dipenuhi pikiran yang tidak-tidak langsung saja melajukan mobilnya untuk kembali kerumah Nenek begitu panggilan telepon mereka terputus.


Segitu dulu buat White Rose Episode 14 ya beeb, mohon maaf kalo masih ada tanda baca atau EYD yang masih belum sesuai, kritik dan sarannya sangat membantu looh buat temenku ini.

Novelet White Rose up setiap hari Sabtu, tapi kalo ada telat-telat dikit harap maklum ya beb hihihi.



You Might Also Like : 




Thank You for Reading and See You on My Next Post, XOXO πŸ

kembanggularoom by demia kamil


Makan Bersama Keluarga Semakin Hangat dengan Tupperware Classy Crystalline

Tupperware Classy Crystalline - Demia Kamil

Good Morning beeeb, masih di rumah aja kaaan? Iya donk pastinyaaa, lagi kondisi kaya gini emang mau nggak mau lebih banyak ngabisin waktu di rumah bareng keluarga tercinta ya beb? Tapi tenaaang, sekarang, makan bersama keluarga semakin hangat dengan Tupperware Classy Crystalline yang aku dapet dari Clozette Indonesia.

Jujur deh, pernah ngalamin nggak sih ngoleksi produk-produk gemes dari Tupperware? Aku pernah banget looh, dulu ngoleksi tempat minumnya Tupperware dengan berbagai warna cantiknya mereka. Dan beneran deh, Tupperware kalo ngeluarin produk emang warnanya cantik-cantik yaaa, kaya ini nih beb, produk terbarunya mereka Tupperware Classy Crystalline. Kece banget karena sebening kristal dan dengan warna peachnya yang classy dan ellegant

WFH Lebih Menyenangkan Bersama BARDI

 
WFH Lebih Menyenangkan Bersama BARDI

Semua emang jadi lebih mudah dan menyenangkan sejak ada smartphone ya beb? Selain sebagai alat komunikasi sehari-hari, smartphone juga sering dipake sebagai pemandu jalan, pemutar musik, dan pengantar makanan [ini nih yang sering aku pake, ohoho]. Tapi ada satu fitur smartphone yang mungkin jarang digunain sama kebanyakan orang nih beb, padahal fitur ini bakal ngebantu banget buat mempermudah kegiatan kamu sehari-hari looh. Fitur ini adalah fitur Smart Home.

Bisnis Online Jadi Mudah dengan Tokorame

Bisnis Online Jadi Mudah dengan Tokorame

Bisnis Online Jadi Mudah dengan Tokorame
Di masa pandemi ini, emang banyak banget yang berubah ya beb? Mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan transportasi. Banyak banget yang harus disesuaikan, banyak juga yang harus menyerah dan berhenti. Ini sih yang sedih banget emang, puluhan ribu karyawan harus diberhentikan, banyak juga yang masih awam sama system digital yang emang kadang agak ribet juga. Banyak yang bilang biar kita bisa survive memang harus ngerti dunia digital. Cuma kan keadaan sekarang ini nggak ada yang bisa prediksi, jadi kita nggak bisa nyalahin siapa-siapa juga ya beb.

Nyaman Beraktivitas dengan Sorella

Nyaman Beraktivitas dengan Sorella

WOMAN ONLY
Hai beeeb, good morning, Bandung udah mulai diberlakukan PSBB lagi nih, semangat terus yaa buat kamu yang masih harus beraktifitas di luar rumah karena tuntutan pekerjaan. Aku pribadi udah lebih banyak beraktivitas di rumah aja nih meskipun terkadang ada beberapa pekerjaan atau keperluan yang memaksa aku untuk ke luar rumah.

Beraktivitas di rumah ataupun di luar rumah, satu hal sih yang menurut aku wajib banget diperhatikan beb, yaitu memakai pakaian dalam yang nyaman digunakan, apalagi kalo kamu termasuk orang yang punya banyak hal yang harus dikerjakan. Pakaian dalam yang nyaman akan bisa menjaga mood baik kamu dan pekerjaan pun akan selesai dengan baik hihi. Aku punya satu brand andalan nih beb untuk urusan pakaian dalam, namanya SORELLA, buat kamu yang penasaran sama brand satu ini, keep scroll down yess.

ARE YOU AND I BED AND BREAKFAST BANDUNG

Are You and I Bed and Breakfast

Hai beeeb, good morniing, nggak kerasa ya kalo sebentar lagi udah memasuki penghujung tahun, siapa niih yang udah punya rencana buat menghabiskan liburan akhir tahun di Bandung? Kalo kamu punya rencana mau ngabisin waktu di Bandung, pasti butuh penginapan juga dooonk?? Di postingan kali ini aku mau ngerekomendasiin hotel atau bed and breakfast pilihan aku nih beb, namanya Are You and I Bed and Breakfast. Penasaran? Keep scroll down yess!!!

Ngobrol Bareng MPR RI

Ngobrol Bareng MPR RI

Ngobrol Bareng MPR RI
Good morning beeeb,
apa kabarnya niih? Mudah-mudahan sehat ya, kalo kalia follow aku sejak awal, pasti tau deh pendapat aku tentang politik? Jujur, kadang aku ngejauhin nih, yang namanya politik. Bukannya aku nggak peduli ya, tapi biasanya ngebahas politik itu pasti bakal ada aja yang kesinggung dan nggak setuju, malah jadi nimbulin perdebatan gitu nggak sih? Jadi, aku lebih sering nyimak aja kalo soal politik beb hehe.

Prudential Luncurkan Aplikasi Pulse

 

Prudential Luncurkan Aplikasi Pulse

Prudential Luncurkan Aplikasi Pulse 
Good morning beeeb, gimana kabarnya, mudah-mudahan sehat wal afiat yaa. Harus dong, tetep ngejaga kesehatan, terutama di suasana kaya gini. Ada banyak banget pastinya cara biar kita bisa tetep sehat, diantaranya adalah lebih selektif dan mengkonsumsi makanan, rajin olahraga, dan khusus untuk kondisi sekarang, mematuhi protokol kesehatan.  Inget loo, resiko sakit dan kena penyakit berbahaya lagi tinggi-tingginya nih.

Salah satu cara lainnya ya tentu aja dengan memilih asuransi kesehatan yang menawarkan benefit yang baik. Nah, Prudential lagi-lagi ngebuktiin pengguna dan peminatnya dengan banyak banget inovasi yang tentunya bikin asuransinya jadi lebih bermanfaat. Prudensial juga selalu berusaha untuk ngikutin perkembangan jaman. Salah satu caranya adalah dengan memperkenalkan mobile app Prudential yang bisa diunduh melalui Play Store untuk pengguna Android, dan App Store buat kalian yang pake Apple.

Oleh Oleh Khas Bandung DenHaag Klappertaart

 

Oleh Oleh Khas Bandung DenHaag Klappertaart

Hai beeeb, hai-hai good morniiing, hari ini lagi pengen ngomongin soal oleh oleh khas Bandung nih beb. Sebagai orang yang dari kecil tinggal di Bandung, aku termasuk orang yang seneng banget jajan makanan atau cemilan yang ternyata cukup banyak dicari sama orang yang mampir ke Bandung buat dijadiin oleh oleh loh. Makanya nih beb, postingan kali ini aku dedikasikan buat temen-temen yang bukan orang Bandung, tapi suka bingung kalo mau beli oleh oleh khas Bandung.

Oleh Oleh Khas Bandung DenHaag Klappertaart

Kebetulan aku cukup punya banyak temen yang bukan orang Bandung nih beb, yang setiap mau ke Bandung, pasti nanya, oleh oleh khas Bandung yang nggak ada di kota lain apa ya beb?? Dan jawaban aku pasti jatoh ke kue legend Denhaag Klappertaart!! Pasti udah nggak asing kan nama DenHaag Klappertaart di telinga kamu? Buat kamu yang belum tau, keep scroll down yess.

Resep Bisnis Kuliner William Gozali

Resep Bisnis Kuliner William Gozali

Hai beeeb, hai-hai good morning, pernah ngga sih, kamu masak sesuatu, terus tiba-tiba kepikiran kaya dapet ilham gitu "hhmmm, enak nih, kayanya seru juga kalo aku jual ke temen-temen".

Tapi..... ada tapinya nih beb, kadang suka bingung nggak sih mulainya dari mana, nge-manage keuangannya gimana, dan ngatur staffnya nggak ngerti. Ujungnya nggak jadi lagi deh hihhi, padahal di era pandemic kaya gini lagi banyak banget looh yang beralih ke bisnis F&B dan sepertinya emang  salah satu bisnis yang pas banget dengan kondisi seperti ini, bisa dibilang cukup menjanjikan.

DATA PENIPU!!!


Siapa sih yang nggak sebel kena tipu?? Rasanya semua orang yang ngalamin pasti nggak mau nasibnya kena tipu ya beb. Bukan soal nominal sebenernya yang bakalan aku bahas dan permasalahin disini, tapi cara dia yang udah ngelibatin nama aku dan si Hubby buat aktifitas menipu lainnya. Karena ini menyangkut nama baik aku dan si Hubby, jadi aku putuskan buat share permasalahan ini di blog pribadi aku.



WHITE ROSE Episode 2


White Rose Episode 2
Hai beeb, hai-hai good morning, nggak kerasa udah hari sabtu lagi nih, artinya aku bakalan update cerpen punya bestie aku di sini hihi. Oya, buat kamu yang baru pertama kali mampir ke Kembanggularoom, yuk kenalan dulu? Nama aku Demia selaku author di sini beb, semoga betah yaaa main di blog aku ini.

Buat kamu yang ngikutin postingan aku sebelumnya, di sini aku bakalan post cerpen karya bestie aku yang masih belajar jadi penulis, buat yang belum sempet baca episode 1, yuk mampir dulu WHITE ROSE Episode 1. Kalo punya kritik dan saran boleh banget looh di kolom comment, nanti aku sampaikan ke bestie aku.

WHITE ROSE Episode 1


Good Morning beb, gimana kabarnya? Semoga selalu dalam keadaan sehat yaaa, exited banget karena di postingan kali ini aku bakalan punya category baru di Kembanggularoom nih beb. Kalo biasanya aku review beauty product ataupun ngomongin tentang hobby makan aku, kali ini aku bakalan share karya salah satu sahabat aku dari SMP, namanya Astrianti yang akhir-akhir ini punya hobby nulis cerpen maupun cerpen.

Karya tulis yang mau aku share di postingan kali ini berjudul WHITE ROSE, kepo sama ceritanya kaya gimana? Keep scroll down yaaa. πŸ’›

Nikmati Korean BBQ di Rumah dengan Fat Oppa Vacuum Pack

nikmati korean bbq di rumah dengan fat oppa vacuum pack
Hai beb, hai-hai good morning, gimana kabarnya di era new normal ini? Pasti udah pada kangen donk nongki-nongki cantik bareng sama temen-temen kesayangan? Sambil menikmati makanan-makanan favorit yang biasa kalian makan sebelum PSBB. Jujur yaa, aku kangen banget ngobrol sama sahabat di satu meja sampe lupa waktu hehe.

Aneka Resep Masakan Terlengkap Rinaresep.com


Hai beb, hai hai good morning, nggak bisa dipungkiri kalo di masa pandemic seperti ini tu rasa bosan sering kali hinggap ya. Hobby yang akhir-akhir ini muncul secara tiba-tiba adalah memasak, padahal aku sendiri tipe orang yang jarang banget masak loh, bahkan sejak menikah 6 tahun yang lalu [jangan ditiru ya gaes]. πŸ™ˆ Sebenernya kangen banget sama Korean BBQ Restaurant favorit aku, tapi kondisinya lagi nggak memungkinkan, jadilah masak aja di rumah. 

Karena 3 bulan lebih diwajibkan di rumah aja, jadi aku dan si hubby pun nyari-nyari kegiatan yang nggak bikin bosan selama di rumah. Untungnya aku nemu aneka resep masakan terlengkap Rinaresep.com nih, mereka punya banyak resep masakan rumahan yang bisa dicobain di rumah. Mulai dari resep masakan yang sederhana, hingga yang rumit sekalipun ada di sana.

3 Drama Korea Yang Wajib Kamu Tonton Saat WFH

3 drama korea yang wajib kamu tonton saat wfh

Hai beb, hai hai good morning, gimana WFH -nya? Masih betah kaaan? Wajib donk ya beb, demi memutus rantai penyebaran Covid-19, kita wajib membatasi aktifitas diluar ruangan. Aku berharap banget kondisi ini bisa segera membaik dan bisa segera berlalu.

Aku ngerasain banget sih selama WFH hampir dua bulan ini, rasa bosan menghampiri itu pasti ya beb? Namanya juga manusia. Tapi aku punya sedikit solusi nih buat kamu yang akhir-akhir ini udah mulai ngerasa bosan, mending nonton Drama Korea aja yuk?? Berikut 3 Drama Korea yang wajib kamu tonton saat WFH. Penasaran ada apa aja? Keep scroll down yess!!

Aplikasi Editing Video di Handphone

aplikasi editing video di handphone

Aplikasi Editing Video di Handphone
Hai beb, hai hai good morning, gimana WFH-nya? Masih tetep bertahan di rumah kaan? Gapapa kalo agak bosen dikit, yang penting kita bisa ngebantu para tenaga kerja medis untuk ngeratain kurva yaa. Aku juga bosen ko sebenernya, pengen ngopi cantik di coffee shop, pengen ngerumpi sama para bestie juga huhu. Tapi yaa.. sekarang cuma bisa nopi sendiri sambil rebahan di kamar hihi.

Ngomongin soal rebahan nih beb, tentu aja kalo kita lagi banyak kerjaan yang harus dikerjain, mau nggak mau harus meninggalkan aktivitas menyenangkan itu yaa hihi. Misalnya harus edit video tutorial makeup mungkin, biar ada terus konten buat diupload di Instagram.

7 Tips Mencegah Penyebaran Virus Corona

7 tips mencegah penyebaran virus corona
Hai beb, hai hai good morning!!! Gimana WFH nya? Wajib masih semangat yaaa, demi kebaikan kita bersama dan demi memutus rantai penyebaran Virus Corona yang lagi menjajah seluruh Bumi tercinta kita. Nggak bosen-bosennya aku berdoa, semoga kondisi ini bisa segera membaik, berlalu, dan keadaan kembali normal seperti sedia kala. Dan semoga kita semua beserta orang-orang terkasih selalu diberikan kesehatan serta keselamatan, amiiiiin. 🌸

Sinopsis The King Eternal Monarch Episode 2

sinopsis the king eternal monarch episode 2

Sinopsis The King Eternal Monarch Episode 2
Hai Beb, hai hai good morning, kalo ini postingan pertama yang kamu liat dari blog aku, yuk kita kenalan dulu. Nama aku Demia, saat ini aku tinggal di Bandung. Welcome di Kembanggularoom yaaa, and now I'll call you beb. 🌸

Ini adalah postingan lanjutan dari Sinopsis The King Eternal Monarch Episode 1 beb, kalo kamu belum mampir, yuk mampir dulu biar ceritanya lebih nyambung ihihi.

Giveaway Sepatu Lokal Murah dan Berkualitas

giveaway sepatu lokal murah dan berkualitas
Hai beb, hai hai good morning, selamat datang di kembanggularoom, buat kamu yang baru pertama kali mampir, perkenalkan aku Demia dari Bandung, semoga betah di blog pribadi aku ini ya beb, yuk perkenalkan diri kamu juga di kolom comment yaa hihi.

Sepatu, salah satu fashion item yang aku pribadi nggak pernah ngasal dalam membelinya beb, selain penampilannya yang harus sesuai dengan style, aku juga tentu harus mengutamakan kenyamanannya donk yaaa.