MENGENAL APA ITU NPD DAN PENYEBABNYA

MENGENAL APA ITU NPD DAN PENYEBABNYA 

Mengenal Apa Itu NPD dan Penyebabnya

Hai Beeb! Lama tak bersua yaaa, postingan kali nggak akan ngebahas produk beauty dulu ya beb, kali ini aku pengen ngebahas mengenai Narcissistic Personality Disorder atau yang lebih sering dikenal dengan singkatan NPD. Ada yang udah pernah denger istilah ini sebelumnya? Buat kamu yang belum pernah denger kata NPD, yuuk kita bahas yuuuk? Kebetulan kemaren-kemaren aku ikutan KEB Intimate Session yang ngebahas soal NPD. Keep scroll down yess! ^^


MENGENALI TANDA GANGGUAN KEPRIBADIAN NARSISTIK (NPD) DAN AKAR MASALAHNYA

Mengenal Apa Itu NPD dan Penyebabnya

Pembahasan soal NPD (Narcissistik Personality Disorder) akhir-akhir ini emang lagi viral ya beb, terutama di FYP Tiktok nih yang sering muncul. Penderita NPD ini biasanya punya level narsistik yang ekstrem. Tapi yaaa, ternyata dibalik kepercayaan diri yang dimilikinya, ternyata mereka para pengidap NPD ini lebih gampang depresi loh, apalagi kalo ada satu hal yang nggak berjalan sesuai dengan kemauan dia. Punya kepribadian yang superior, haus akan pujian, dan nir empati ini jadi sifat yang udah melekat para penderitanya. Bahasa psikolognya mah, NPD te salah satu gangguan mental yang bikin pengidapnya butuh dikagumi dan dipuji terus gitu loh beb.

Sejauh ini emang belum ada penelitian yang absolut tentang NPD ya beb, dan sayangnya informasi mengenai NPD di Indonesia ini masih terbatas walaupun udah banyak yang bahas di Tiktok, tapi tetep keakuratan informasinya harus dicek ulang yaaa. Makanya niiih, edukasi dan advokasi perlu dilakuin secara holistik, biar bisa meningkatkan kewaspadaan terhadap pengidap NPD.

Pergulatan batin terhadap pengidap NPD ini pernah dirasain sama kak Kartika Soeminar nih beb, nggak nyangka banget dibalik pembawaan beliau yang ramah, ternyata beliau pernah mengalami fase depresi kronis yang diakibatkan perlakuan abusive dari orang terdekatnya yang over narsistik. Nggak cuma setahun dua tahun loh beb, tapi 23 tahun!

Berawal dari pengalaman hidup dan cara terlepas dari jerat seorang NPD inilah, pengusaha kelahiran Surabaya, Jawa Timur ini aktif meenyuarakan keresahannya tentang masalah gangguan mental. Pengalaman kak Kartika berjuang dan bangkit dari orang yang narsisis ini terangkum dalam sebuah kampanye bertajuk #BrokenButUnbroken. Bersama Komunitas Emak Blogger (KEB), Kak Kartika bakalan keliling ke sejumlah kota besar untuk mengedukasi masyarakat loh, khususnya perempuan tentang pentingnya memahami gangguan kepribadian narsistik dan cara menghadapinya. Btw, beliau juga nanti bakalan launching buku looh, nanti aku infoin lagi kalo bukunya udah launching yaaa.

Kalo diliat dari kacamata seorang dokter spesialis Kedokteran Jiwa, dr. Zulvia Oktanida Syarif, Sp.K.J menginfokan bahwa seseorang dengan diagnosis NPD hampir selalu merasa lebih unggul dari orang lain loh beb. Para pengidapnya ini biasanya gamppang tersinggung dan suka ngeremehin orang lain dan paling anti dikritik.

"Gejala halus dari narsistik adalah ketika kepercayaan diri seseorang melampaui batas di mana mereka secara konsisten menyiratkan bahwa mereka lebih unggul dari orang lain. Misalnya, saat mengerjakan satu proyek kelompok, memposisikan pendapat mereka sebagai sesuatu yang lebih berwawasan luas atau berharga". Dokter Vivi juga aktif ngasih edukasi kesehatan mental lewaat akun Instagram @dr.vivisyarif looh.


PENYEBAB NPD

Buat kamu yang penasaran sama penyebab ilmiah seseorang bisa terdiagnosis NPD, berikut beberapa penyebab yang diutarakan oleh Sarah Graham ya beb, beliau adalah seorang konselor specialis NPD asal Inggris.

1. Orang Tua Toxic dan Narsistik
Seseorang dengan gangguan kepribadian narsistik tu biasanya berasal dari latar belakang keluarga yang juga narsistik ya beb. Orang tua narsistik ini biasanya mengendalikan setiap keputusan penting si anak. Dan anak-anaknya didorong untuk melawang satu sama lain dan dilarang mengutarakan pendapat yang berlawanan dengan orang tua.

2. Anak yang Tak Dianggap
Sebagian orang tua penderita NPD biasanya jadi anak yang tak dianggap atau diabaikan juga ketika masa kecilnya. Kebanyak mereka adalah anak-anak pemalu, pendiam, dan penyendiri sehingga tidak menarik perhatian orang tua narsistik. Akibatnya mereka terabaikan dan disingkirkan dari keluarga.

3. Trauma Penolakan
Penolakan dan penghakiman ketika masa kecil bisa berkontribuso terhadap gejala NPD. Berakar dari kenyataan bahwa mereka ditolak saat menjadi dirinya sendiri, bisa memunculkan perasaan marah, kebencian, rasa malu, bersalah dan frustasi yang pada gilirannya memicu orang tersebut untuk membela diri.

4. Faktor Keturunan
Banyak orang mungkin tidak menyadari pola perilaku mereka merupakan warisan dari generasi sebelumnya yang diturunkan baik melalui faktor genetik maupun pemodelan perilaku. Orang tua narsistik cenderung mencontohkan perilakunya kepada anak-anak yang kemudian secara tak sadar diikuti sang anak sebagai kebenaran yang hakiki. Tidak dapat dihindari biasanya pola atau luka itu akan diteruskan ke generasi berikutnya.

Siklus akan berlanjut sampai dapat dipatahkan oleh seseorang yang memiliki kemauan dan tekad untuk mengubah pola perilaku. Jika melihat orang dengan tanda NPD di sekitar, tidak ada cara yang lebih efektif selain bersikap acuh dan menghubungi seorang konselor atau psikolog untuk menguatkan mental.



Aku sendiri pernah berurusan dengan seseorang yang diduga NPD oleh temen-temen yang lain, emang aku ngerasanya selalu jadi pihak yang dirugikan tau beb, walaupun aku udah temenan lebih dari 10 tahun. Tapi aku memutuskan untuk jaga jarak secara perlahan dan akhirnya aku bener bener ngehindar sepenuhnya sampe saat ini. Aku rasa ini cara terbaik sih biar pikiran kita sehat dan nggak ketularan rungsing hihihi.

Gimana? Gimana? Jadiiii... adakah seorang NPD di sekeliling kamu? Atau justru kamu pernah berurusan dengan seorang NPD? Ceritain doonks ^^



Thank You for Reading and See You on My Next Post, XOXO 🍍

kembanggularoom by demia kamil


No comments:

Comment with active link will be automatically removed to make this blog spam-free

Thank You for Comment 💛